3 Cara Mencegah Blacklist Google

3 Cara Mencegah Blacklist Google

Sebagai mesin pencari andal, Google ingin memberikan pengalaman yang terbaik bagi para penggunanya. Termasuk, dalam konteks keamanan. Jadi, mereka tidak ingin penggunanya masuk ke website-website yang berbahaya.

Oleh karena itu, Google akan segera melakukan blacklist pada website-website yang diduga dapat merugikan penggunanya. Nah, blacklist Google dilakukan dengan menampilkan pesan peringatan ketika website berbahaya diakses.

Berikut adalah dua masalah yang menyebabkan suatu website terkena blacklist Google, yaitu:

  • Malware – Website tersebut berisi kode berbahaya yang dapat menginstall software secara otomatis di komputer pengguna.
  • Phishing – Website tersebut menyerupai website asli dengan tujuan pencurian data dan informasi pribadi pengguna (seperti email dan password).

Jadi, jika Anda bertanya “mengapa web saya terblacklist google?”, cek dahulu apakah website tersebut termasuk salah satu atau kedua hal di atas.

Mungkin Anda bertanya-tanya, apa sih yang perlu dikhawatirkan dari blacklist Google? Berikut adalah potensi dampak negatifnya:

  • Penurunan peringkat website di hasil pencarian Google.
  • Berkurangnya jumlah pengunjung.
  • Penurunan tingkat kepercayaan pengunjung.
  • Rusaknya reputasi brand.

Pastinya Anda tidak mau mengalaminya, bukan? Nah berikut ada 3 cara mencegah blacklist google.

  1. Gunakan Security Plugin

Hal pertama yang perlu Anda lakukan adalah menginstal security plugin. Ini adalah solusi termudah, terutama jika Anda menggunakan WordPress.

Kenapa security plugin penting? Ya, seperti yang sudah dijelaskan di atas. Security plugin akan membuat website Anda jauh lebih aman. Anda juga akan membutuhkan fitur-fiturnya, mulai dari fitur scanning hingga penghapusan infeksi dari website.

Berikut adalah contoh security plugin terbaik yang bisa Anda coba:

  • Sucuri – Sucuri adalah salah satu security plugin terpopuler. Plugin ini punya beberapa fitur unggulan seperti Remote Malware Scanning dan Blacklist Monitoring. Anda bisa mendownloadnya secara gratis, tapi untuk menikmati seluruh fiturnya, Anda perlu berlangganan ke salah satu paketnya.
  • WordFence – Plugin ini punya beberapa fitur unggul seperti Real-time WordPress Firewall dan WordPress Malware Scanner. Sama seperti Sucuri, Anda bisa mendownloadnya secara gratis, namun harus berlangganan untuk menikmati semua fiturnya.
  • SecuPress – Berbeda dengan dua opsi sebelumnya, Anda bisa menggunakan SecuPress secara gratis! Fitur-fiturnya pun menarik, seperti Anti Brute Force Protection, Malware Scanning, dan Security Alerts.
  1. Update Website Secara Berkala

Jika website Anda tidak di-update, akan ada celah keamanan yang terbuka. Hal ini karena setiap update biasanya dibarengi dengan perbaikan celah keamanan.

Bagi pengguna WordPress, biasanya notifikasi update WordPress akan muncul di dashboard. Begitu juga dengan notifikasi update plugin dan tema. Sehingga Anda bisa melakukan update dengan mudah.

Jangan lupa untuk mengupdate plugin dan tema secara rutin. Karena celah keamanan bisa juga berasal dari tema dan plugin versi lama.

Selalu lakukan backup data sebelum melakukan update. Sehingga, Anda bisa terhindar dari hal yang tidak diinginkan. Contohnya, gagal update pada WordPress atau ketidakcocokan plugin dan tema yang menyebabkan website Anda error.

  1. Pilih Layanan Hosting yang Aman

Layanan hosting juga bisa mempengaruhi tingkat keamanan website Anda, lho! Karena, biasanya penyedia hosting menawarkan fitur-fitur khusus yang bisa meningkatkan keamanan website.

Sumber Berita : niagahoster.co.id

0 0 vote
Article Rating

Related Posts---

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x
WeCreativez WhatsApp Support
Tim dukungan pelanggan kami ada di sini untuk menjawab pertanyaan Anda. Tanya kami apa saja!
Cukup ketik oke & klik send langsung untuk draft message